Beranda>Berita Terbaru
Semarak HAB ke-80, Kemenag Kutim Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan
[INFORMASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Semarak HAB ke-80, Kemenag Kutim Gelar Donor Darah untuk Kemanusiaan
[INFORMASI PUBLIK]
KUTIM (HUMAS) - Sangatta, 02 Januari 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama ke-80 Tahun 2026, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur menggelar kegiatan bakti sosial donor darah sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi nyata terhadap aksi kemanusiaan, Jumat (02/01/2026).
Kegiatan donor darah ini terlaksana atas kerja sama Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai Timur, dengan partisipasi puluhan pegawai di lingkungan Kemenag Kutim. Aksi kemanusiaan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HAB yang menandai 80 tahun berdirinya Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, Akhmad Berkati, S.H.I., M.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah berpartisipasi dan kepada PMI Kutai Timur atas dukungan teknis dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan wujud nyata kepedulian dan pengabdian Kementerian Agama kepada masyarakat.
“Di usia ke-80 tahun, Kementerian Agama terus berkomitmen untuk hadir dan bermanfaat bagi sesama. Donor darah ini adalah simbol kebersamaan, solidaritas, dan nilai kemanusiaan yang sejalan dengan semangat Hari Amal Bakti,” ujar Akhmad Berkati.
Kegiatan donor darah ini menjadi bagian dari implementasi nilai Hari Amal Bakti yang menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui aksi sosial tersebut, Kemenag tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan keagamaan, tetapi juga berperan aktif dalam upaya kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan publik.
Pada peringatan HAB ke-80 ini, Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur berharap semangat kebersamaan dan solidaritas sosial yang terbangun dapat terus diperkuat di lingkungan kerja. Nilai kepedulian dan pengabdian yang tercermin dalam kegiatan bakti sosial ini diharapkan menjadi dorongan bagi seluruh pegawai untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang inklusif, humanis, dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat.(RA)