Beranda>Berita Terbaru
KUA Karangan Bekali Catin Tiga Kunci Keharmonisan Keluarga
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM HUMAS - Membangun keluarga harmonis tidak dimulai saat pesta pernikahan, tetapi jauh sebelum akad nikah dilangsungkan. Melalui Bimbingan Perkawinan (Bimwin), KUA Kecamatan Karangan terus membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan nilai-nilai yang diperlukan untuk membangun rumah tangga yang kokoh.
Sebanyak lima pasangan calon pengantin mengikuti Bimwin yang digelar di KUA Kecamatan Karangan, Jumat (05/06/2026). Kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap bulan ini mengangkat tema “Fondasi Keluarga Sakinah, Mawadah, Warahmah” dengan penekanan pada penguatan nilai keagamaan dalam kehidupan berumah tangga.
Penyuluh Agama Islam Kecamatan Karangan, Nafsiah, S.Sos.I., menegaskan bahwa pernikahan merupakan komitmen seumur hidup yang memerlukan kesiapan dari kedua pasangan. Ia menyampaikan tiga kunci utama dalam membangun keluarga harmonis, yakni komunikasi yang baik, saling menghargai, dan saling mendoakan.
“Pernikahan bukan hanya pesta satu hari, tetapi komitmen seumur hidup. Ada tiga kunci yang perlu dijaga dalam rumah tangga, yaitu komunikasi yang baik, saling menghargai kelebihan dan kekurangan pasangan, serta saling mendoakan. Semoga rumah tangga kalian menjadi rumah tangga yang dicintai Allah,” ujarnya.
Selain memahami hak dan kewajiban suami istri, peserta juga mendapatkan bekal untuk membangun komunikasi yang sehat serta menghadapi dinamika kehidupan keluarga dengan bijak.
Kasi Bimas Islam Kemenag Kutim, H. Sarifuddin Nuur, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa Bimwin yang dilaksanakan di seluruh KUA merupakan bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam menyiapkan keluarga yang berkualitas dan berketahanan. Menurutnya, pembekalan kepada calon pengantin menjadi langkah penting untuk mewujudkan keluarga yang harmonis dan berlandaskan nilai agama.
Melalui kegiatan ini, Kemenag Kutim terus memperkuat layanan pembinaan keluarga sebagai upaya menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung terwujudnya keluarga sakinah yang menjadi fondasi pembangunan bangsa. (ra)