Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutim Dukung Konsolidasi Transformasi Aset dan SDM Layanan Haji di Batam
[INFORMASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutim Dukung Konsolidasi Transformasi Aset dan SDM Layanan Haji di Batam
[INFORMASI PUBLIK]
KUTIM (HUMAS) - Rapat konsolidasi terkait mekanisme pemindahan aset dan sumber daya manusia (SDM) dari Kementerian Agama (Kemenag) ke struktur organisasi Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kalimantan Timur digelar di Hotel Golden View, Batam, pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pusat dan daerah, termasuk Direktur Bina Haji dan Umrah Kemenag RI, Kabag TU Kanwil Kemenag Kaltim, Kakanwil Kemenag Kepulauan Riau, Kepala UPT Asrama Haji Batam, para Kepala Kemenag se-Kaltim, serta Ketua Tim/Kasi PHU se-Kaltim. Kepala Kantor Kemenag Kutai Timur, Akhmad Berkati, S.H.I., M.H., bersama Kasi PHU Kutim, Hj. Basmawati Sija, S.Ag., turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah.
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari penyesuaian kewenangan dan tata kelola layanan haji yang ditujukan untuk menghadirkan sistem pelayanan yang lebih terintegrasi. Berbagai aspek teknis dibahas, mulai dari pendataan aset fisik, pengalihan inventaris, hingga pemetaan pegawai yang berpotensi dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Kaltim.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kanwil Kemenag Kaltim melalui Kepala Bagian Tata Usaha, H. Murdi, SE., M. Si, yang menegaskan pentingnya transisi yang tertib, transparan, dan akuntabel. Ia menyoroti bahwa perubahan kelembagaan ini harus memastikan tidak adanya tumpang tindih aset maupun penugasan SDM serta tetap menjaga kualitas pelayanan kepada jemaah.
Sementara itu, Ketua Panitia sekaligus Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Prov. Kaltim, H. Mohlis, S.Ag., MM, menyampaikan bahwa proses penyerahan aset dan SDM akan dilakukan secara bertahap berdasarkan kesiapan administrasi dan verifikasi lapangan. Kehadiran pimpinan dan perwakilan Kemenag Kutai Timur menjadi komitmen nyata dalam mendukung kelancaran integrasi kelembagaan, sehingga pelayanan haji di Kutai Timur tetap optimal selama masa transisi berlangsung.(Iqbl)