Beranda>Berita Terbaru
Kultum Perdana dan Kelas Tajwid Online Awali Rangkaian Ramadan 1447 H Kemenag Kutai Timur
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Kultum Perdana dan Kelas Tajwid Online Awali Rangkaian Ramadan 1447 H Kemenag Kutai Timur
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM (HUMAS) - Sangatta, 23 Februari 2026 — Mengawali rangkaian kegiatan Ramadan 1447 H/2026 M, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur menggelar kultum pagi perdana yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor, Akhmad Berkati, S.H.I., M.H., Senin (23/02/26) di Aula kantor setempat. Kegiatan yang diikuti seluruh pegawai ini menjadi pembuka program pembinaan spiritual internal sekaligus penguatan semangat pelayanan publik selama bulan suci Ramadan.
Dalam kultumnya, ia menekankan pentingnya niat dan kegembiraan menyambut Ramadan melalui kisah teladan ulama besar Imam Ahmad bin Hanbal. Ia menjelaskan bahwa niat memperbanyak kebaikan sudah dicatat sebagai satu pahala dan akan dilipatgandakan bila dilaksanakan. Ramadan, lanjutnya, merupakan bulan penuh rahmat, ampunan, pembebasan dari api neraka, dikabulkannya doa, serta hadirnya malam Lailatul Qadar. “Kita dianjurkan bergembira menyambut Ramadan, memperbaiki niat, memperbanyak ibadah, dan membersihkan diri melalui taubat, baik dosa kepada Allah maupun kepada sesama manusia,” ujarnya. Ia menambahkan, ketenangan jiwa dalam beribadah akan hadir setelah seseorang bertaubat dan membersihkan diri, sebagaimana firman Allah dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 222 tentang kecintaan Allah kepada orang yang bertaubat dan mensucikan diri.
Pada hari yang sama, Kemenag Kutai Timur juga memulai program Pembelajaran Al-Qur’an Tajwid Anti Ribet secara daring dan gratis bagi masyarakat umum serta keluarga besar Kemenag. Kelas yang dilaksanakan setiap Senin dan Rabu pukul 10.30 WITA melalui Zoom ini menghadirkan materi berjenjang, mulai dari pengertian tajwid dan makharijul huruf, hukum nun mati dan mim mati, mad asli, mad far’i, hingga waqaf serta qalqalah kubra dan sugra. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an dengan metode yang mudah, praktis, dan aplikatif.
Selama Ramadan, Kemenag Kutai Timur juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan religius lainnya, seperti kultum pagi rutin, pengajian kitab bersama penceramah atau ustaz, kelas belajar tajwid daring bersama qori dan qoriah Kemenag, serta buka puasa bersama pegawai. Seluruh agenda tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan Ramadan yang tidak hanya memperkuat spiritualitas individu, tetapi juga menumbuhkan budaya kerja religius, kebersamaan, dan pelayanan yang semakin tulus kepada masyarakat.
Penyelenggaraan program pembuka ini menegaskan komitmen Kemenag Kutai Timur untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum penguatan iman sekaligus peningkatan kualitas pelayanan publik. Dengan semangat Ramadan yang sarat rahmat dan keberkahan, Kemenag Kutai Timur optimistis dapat terus menghadirkan program pembinaan keagamaan yang bermanfaat serta meningkatkan mutu layanan yang dirasakan secara nyata oleh masyarakat.(RA)