Beranda>Berita Terbaru
Menyiapkan Generasi Emas melalui Bimbingan Remaja di MAS Nurul Hikmah Sangatta Utara
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Menyiapkan Generasi Emas melalui Bimbingan Remaja di MAS Nurul Hikmah Sangatta Utara
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM (HUMAS) - Suasana Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Nurul Hikmah di Kecamatan Sangatta Utara pada Selasa (7/4/2026) tampak berbeda. Sejumlah siswa kelas XII mengikuti kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) Angkatan I dan Pembinaan Moral Remaja dengan penuh antusias. Mengusung tema “Remaja Berkarakter, Cerdas, dan Berintegritas Menuju Generasi Emas,” kegiatan ini menjadi ruang belajar yang tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga menguatkan arah hidup para remaja di tengah dinamika zaman.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur melalui KUA Kecamatan Sangatta Utara, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Kutai Timur, serta Penyuluh Agama Islam Kemenag Kabupaten Kutai Timur. Dalam sesi yang interaktif, Monika Apriani Simbolon, S.K.M. dari DPPKB Kutai Timur mengajak para siswa memahami pentingnya life skill sebagai bekal menghadapi realitas kehidupan, mulai dari kemampuan mengambil keputusan hingga kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
Tak hanya itu, para fasilitator dari KUA Kecamatan Sangatta Utara turut memperkaya wawasan peserta. Rifansyah Lukman, S.Ag. mengajak siswa mengenali diri melalui materi Konsep Diri yang Sehat dan Membangun Jembatan Harapan, sementara Rahman Hidayat, S.Ag., M.H. mengupas berbagai tantangan remaja masa kini serta pentingnya membangun konsep diri dalam perspektif Islam. Penguatan nilai keimanan dan akhlak juga disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam Kemenag Kutai Timur, Shinta Tisia Azzahra, S.Ag. dan Ahmad Firdaus, S.H., melalui materi Remaja Beriman, Berakhlak, dan Terjaga.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, BRUS menjadi ikhtiar bersama dalam membentuk generasi muda yang utuh yaitu cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual. Di tengah maraknya tantangan remaja seperti pergaulan bebas, pernikahan dini, hingga krisis identitas, kegiatan ini hadir sebagai upaya preventif dan edukatif yang berkelanjutan.
Komitmen ini sejalan dengan upaya Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur dalam membina generasi muda melalui pendekatan kolaboratif. Kepala Kantor Kemenag Kutai Timur, Akhmad Berkati, S.H.I., M.H., memandang bahwa pembinaan remaja merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi emas yang tidak hanya unggul, tetapi juga berakar kuat pada nilai-nilai keagamaan.
Dalam suasana hangat kegiatan, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kutai Timur, H. Sarifuddin Nuur, S.Ag., M.H., mengingatkan pentingnya kesiapan remaja dalam menata masa depan. “Remaja harus dipersiapkan matang, tidak terburu-buru menikah, serta mampu mencegah stunting dan pernikahan dini. Waspadai pergaulan bebas dan penyimpangan yang merusak masa depan,” pesannya.
Dari ruang kelas sederhana di MAS Nurul Hikmah, harapan itu tumbuh. Para siswa tidak hanya pulang membawa materi, tetapi juga kesadaran baru tentang siapa diri mereka dan ke mana arah yang ingin dituju. Melalui langkah-langkah kecil seperti ini, Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur terus meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan pembinaan berkelanjutan, demi lahirnya generasi muda yang beriman, berakhlak, dan siap menyongsong masa depan.Ra