Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutim Gelar Lebaran Yatim, Santuni 110 Anak dan Penyandang Disabilitas
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM HUMAS - Senyum dan tawa anak-anak memenuhi Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Senin (29/6/2026). Di tengah suasana Muharram yang sarat makna, tangan-tangan kecil menerima bingkisan dan santunan dengan wajah penuh harapan. Momen itu menjadi gambaran bahwa kepedulian dan kasih sayang masih tumbuh di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026, Kemenag Kutim menyalurkan santunan kepada 110 penerima manfaat yang terdiri atas 100 anak yatim dan 10 penyandang disabilitas. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Peaceful Muharram 1448 Hijriah yang diinisiasi Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.
Mengusung tema “Festival Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri”, kegiatan ini menjadi ruang untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, khususnya bagi anak yatim dan penyandang disabilitas di Kabupaten Kutai Timur.
Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh jajaran Kemenag Kutim, Ketua BAZNAS Kutim Drs. K.H. Masnip Sofwan, Ketua Dewan Pengarah LAZ Swara Mandiri Ummat Dr. Bambang Heru Suhartono, S.Sos., M.Si., para tamu undangan, serta anak-anak yatim dan penyandang disabilitas sebagai penerima manfaat.
Ketua Panitia sekaligus Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Kutim, H. Sarifuddin Nuur, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat kolaborasi antara Kemenag Kutim dan LAZ Swara Mandiri Ummat Kutai Timur serta dukungan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap sesama.
Ia menjelaskan bahwa total dukungan dana dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 mencapai Rp38.433.500. Dari jumlah tersebut, Kemenag Kutim menghimpun donasi sebesar Rp20.700.000 yang berasal dari donasi pegawai sebesar Rp15.200.000 dan dukungan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kemenag Kutim sebesar Rp5.500.000.
Sementara itu, LAZ Swara Mandiri Ummat turut memberikan dukungan sebesar Rp17.733.500 melalui program santunan yang didukung oleh BRI, PDAM, dan Taqia Edu Center.
“Jumlah penerima manfaat pada kegiatan ini sebanyak 110 orang yang terdiri dari 100 anak yatim dan 10 penyandang disabilitas,” ujar Sarifuddin.
Para penerima manfaat berasal dari berbagai lembaga pendidikan dan binaan sosial, yakni MIN 1 Kutai Timur sebanyak 17 orang, MTs Negeri 2 Kutai Timur Filial sebanyak 14 orang, Pondok Pesantren Al Munawwir sebanyak 12 orang, Pondok Pesantren Darul Musthofa sebanyak 7 orang, Rumah Qur’an Ali Hikmah Sangatta sebanyak 5 orang, binaan LAZ Swara Mandiri Ummat sebanyak 45 anak yatim, serta 10 penyandang disabilitas dari SLB Negeri Kutai Timur.
Setiap penerima manfaat memperoleh santunan berupa uang tunai dan paket bingkisan. Bantuan yang diberikan terdiri atas santunan tunai sebesar Rp100.000 dan paket bingkisan senilai Rp200.000 sebagai bentuk kepedulian dan dukungan kepada anak yatim serta penyandang disabilitas.
Kepala Kantor Kemenag Kutim, Akhmad Berkati, S.H.I., M.H., mengatakan bahwa momentum Muharram harus menjadi pengingat bersama untuk terus membangun kepedulian sosial yang inklusif terhadap anak-anak.
“Melalui momentum ini marilah kita bersama-sama menjadikan kegiatan ini sebagai kepedulian yang inklusif bagi anak-anak kita. Bagaimana kita menjadikan lingkungan pendidikan maupun kehidupan sehari-hari sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi anak-anak,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Ketua BAZNAS Kutim, Drs. K.H. Masnip Sofwan. Ia menilai pelaksanaan Lebaran Yatim di lingkungan Kemenag menjadi langkah nyata dalam menghadirkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Kami memberikan apresiasi atas pelaksanaan Idul Yatama seperti ini. Apabila kegiatan seperti ini dilaksanakan di masjid, kantor Kemenag, BAZNAS, dan berbagai tempat lainnya, insyaallah anak-anak kita tidak merasa sendiri. Mereka merasa diperhatikan oleh saudara-saudaranya dan tidak merasa ditinggalkan oleh orang tuanya,” ungkapnya.
Ketua Dewan Pengarah LAZ Swara Mandiri Ummat, Dr. Bambang Heru Suhartono, S.Sos., M.Si., berharap sinergi yang telah terbangun antara Kemenag Kutim, LAZ Swara Mandiri Ummat, dan berbagai pihak dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Kami berharap kolaborasi ini terus berjalan dan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Dengan sinergi yang semakin kuat, penerima manfaat yang merasakan kepedulian bersama juga akan semakin banyak dan semakin luas,” katanya.
Melalui kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini, Kemenag Kutim menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kepedulian sosial, memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, serta menumbuhkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Di bulan Muharram yang identik dengan semangat berbagi, santunan yang diberikan mungkin tidak hanya berupa bingkisan dan bantuan tunai. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pesan bahwa setiap anak berhak mendapatkan perhatian, kasih sayang, dan ruang yang aman untuk tumbuh meraih masa depan. Semangat tersebut diharapkan terus hidup sebagai gerakan bersama yang menjadikan masyarakat Kutai Timur semakin peduli, inklusif, dan berkeadilan. (ra)