Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutai Timur Gembleng Kedisiplinan Pegawai dan Luncurkan Motto Pelayanan "SOLID"
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutai Timur Gembleng Kedisiplinan Pegawai dan Luncurkan Motto Pelayanan "SOLID"
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM HUMAS - Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur melaksanakan kegiatan verifikasi lapangan pendirian Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) Farisul Qur’an pada Rabu, 20 Mei 2026, bertempat di Pondok Pesantren Farisul Qur’an, Kecamatan Bengalon.
Kegiatan verifikasi ini merupakan bagian dari tahapan penilaian kesiapan lembaga dalam penyelenggaraan pendidikan madrasah, meliputi administrasi, sarana dan prasarana, tenaga pendidik, serta kesiapan proses pembelajaran.
Kepala Seksi Pendidikan Islam Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, H. Sofiansyah, S.Ag., M.H, terlebih dahulu memberikan sambutan sekaligus arahan terkait pemenuhan standar dan persyaratan pendirian madrasah sesuai ketentuan yang berlaku.
Beliau menyampaikan bahwa verifikasi lapangan menjadi tahapan penting untuk memastikan kesiapan lembaga dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, baik dari sisi akademik maupun pembinaan karakter peserta didik.
Selanjutnya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, Akhmad Berkati , S.HI., M.H, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas upaya Pondok Pesantren Farisul Qur’an dalam mengembangkan pendidikan Islam di wilayah Kutai Timur.
Beliau juga berpesan agar seluruh pengelola, tenaga pendidik, dan peserta didik senantiasa menjaga nama baik pondok pesantren serta mengamalkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.
“Jaga nama baik pondok pesantren, dan semoga anak-anak dapat mengamalkan ilmunya dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” Ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan diakhiri dengan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas Pondok Pesantren Farisul Qur’an bersama tim verifikasi dan pihak pengelola pondok pesantren. Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, responsif, dan akuntabel bagi seluruh lapisan masyarakat. Sebagai langkah konkret untuk mewujudkan birokrasi yang sehat tersebut, Kemenag Kutai Timur menggelar kegiatan Pembinaan Kepegawaian pada hari Kamis, 21 Mei 2026, yang diikuti secara antusias oleh seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan instansi. Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda administratif yang bersifat rutin, melainkan sebuah kawah candradimuka krusial yang dirancang khusus untuk membekali para abdi negara muda ini sebelum kelak mereka resmi dilantik. Melalui pembinaan yang komprehensif ini, Kemenag Kutai Timur ingin memastikan bahwa generasi baru aparatur pemerintah yang akan melayani masyarakat benar-benar memiliki fondasi mentalitas dan etos kerja yang kokoh sebelum memikul tanggung jawab penuh.
Fokus utama dari pembinaan kepegawaian kali ini diletakkan pada dua pilar esensial, yakni penegakan kedisiplinan dan peningkatan kualitas pelayanan serta pengabdian masyarakat. Masa transisi dari masa CPNS ke pengangkatan PNS selama satu tahun ke belakang dipandang sebagai momentum emas untuk menanamkan kesadaran kolektif bahwa status pegawai negeri bukanlah sebuah hak istimewa untuk bersantai, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut dedikasi tanpa batas. Para peserta diberikan pemahaman mendalam bahwa di tengah dinamika kebutuhan masyarakat modern yang semakin kompleks, seorang aparatur dituntut untuk selalu hadir membawa solusi, bekerja dengan standar kedisiplinan yang tinggi, serta menempatkan kepentingan umat di atas segalanya.
Sejalan dengan upaya akselerasi tersebut, Kemenag Kutai Timur memanfaatkan momen berharga ini untuk menyosialisasikan secara masif motto pelayanan terbaru mereka, yaitu "SOLID" yang merupakan akronim dari Sigap, Objektif, Loyal, Integritas, dan Dedikatif. Motto ini diperkenalkan bukan sekadar sebagai jargon pemanis, melainkan sebagai pedoman moral dan standar operasional mutlak yang harus menjiwai setiap aktivitas birokrasi. Nilai 'Sigap' menuntut respons cepat terhadap kebutuhan warga, 'Objektif' memastikan keadilan pelayanan tanpa diskriminasi, 'Loyal' menegaskan kesetiaan pada negara dan institusi, 'Integritas' menjadi benteng dari segala bentuk penyimpangan, dan 'Dedikatif' hadir sebagai wujud pengorbanan tulus demi kemajuan umat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, Akhmad Berkati, menegaskan bahwa kelima nilai fundamental tersebut wajib dihayati dan ditanamkan kuat-kuat dalam sanubari setiap ASN di lingkungan Kemenag Kutai Timur tanpa terkecuali. Beliau mengingatkan bahwa momentum pengangkatan sebagai PNS nanti harus menjadi titik tolak perubahan mindset yang diiringi dengan peningkatan kapasitas diri yang nyata. "Kelima nilai dasar dalam motto SOLID ini harus menjadi ruh dalam setiap pelayanan kita kepada masyarakat. Perjalanan selama satu tahun ke belakang harus dijadikan pelajaran berharga untuk memperkuat kapasitas diri. Kita harus buktikan bahwa aparatur Kemenag mampu hadir membawa solusi, bekerja dengan integritas tinggi, dan senantiasa memberikan pengabdian terbaik bagi umat," tegas Akhmad Berkati. Melalui internalisasi nilai-nilai SOLID ini, Kemenag Kutai Timur optimis dapat melahirkan generasi abdi negara yang mampu menjaga kepercayaan publik sekaligus mengukuhkan posisi institusi sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan yang berwibawa.(iqb)