Beranda>Berita Terbaru
Dari Edukasi Menuju Aksi: DWP Kemenag Kutim Dorong Deteksi Dini Kanker
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Dari Edukasi Menuju Aksi: DWP Kemenag Kutim Dorong Deteksi Dini Kanker
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM (HUMAS) - Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur bekerja sama dengan Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) menggelar sosialisasi kanker dan tumor bertema “Pencegahan dan Pengobatan Kanker Sejak Dini” pada Jumat, (27/02/26), di Aula Kantor Kemenag Kutim. Kegiatan ini diikuti anggota DWP dan pegawai Kankemenag Kutim sebagai upaya meningkatkan pemahaman tentang bahaya kanker dan tumor, cara pencegahan, serta pentingnya deteksi dini bagi kesehatan diri dan keluarga.
Acara dibuka oleh Nakuleni, S.H., selaku Ketua Bidang Ekonomi DWP, yang menekankan urgensi menjaga kesehatan sebagai fondasi kehidupan yang berkualitas. “Kesehatan itu sangat penting, bukan hanya untuk diri kita sendiri tetapi juga untuk keluarga kita,” ujarnya. Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kesadaran hidup sehat tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memberi pengaruh besar terhadap keharmonisan dan kesejahteraan keluarga.
Dalam pemaparannya, YSKI menjelaskan berbagai faktor pemicu kanker, jenis-jenis kanker, serta kelompok yang berisiko. Para pegawai juga mendapatkan praktik langsung skema SADARI (Periksa Payudara Sendiri), yaitu metode deteksi dini kanker payudara yang dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Selain itu, terdapat edukasi mengenai langkah preventif, baik melalui pengaturan pola makan dengan menghindari bahan berpengawet tertentu maupun melalui konsumsi bahan alami yang berpotensi membantu melawan sel kanker.
Melalui kegiatan ini, DWP Kemenag Kutim berharap pengetahuan yang diperoleh tidak berhenti pada para anggota dan pegawai yang hadir saja, melainkan dapat disebarluaskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar. Dengan meningkatnya kesadaran bersama, diharapkan tercipta budaya hidup sehat yang berkelanjutan sehingga masyarakat semakin siap menjaga kualitas hidup dan produktivitas secara optimal.(RA)