Beranda>Berita Terbaru
37 Titik Pengukuran Arah Kiblat di Kaliorang, Wujud Nyata Pelayanan Keagamaan Kemenag
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM HUMAS - Kaliorang, 6 Juni 2026 – Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur melalui Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam melaksanakan kegiatan pengukuran arah kiblat secara kolektif di Kecamatan Kaliorang pada tanggal 5 hingga 6 Juni 2026. Kegiatan ini mencakup 37 titik yang terdiri atas masjid, langgar, mushala, serta kawasan pemakaman muslim yang tersebar di berbagai desa di wilayah Kecamatan Kaliorang.
Kegiatan pengukuran arah kiblat ini dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan keagamaan kepada masyarakat guna memastikan arah kiblat yang digunakan dalam pelaksanaan ibadah telah sesuai dengan ketentuan syariat dan standar pengukuran yang berlaku. Selama dua hari pelaksanaan, tim dari Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur melakukan pengukuran dan pendampingan langsung di setiap lokasi yang telah diusulkan oleh masyarakat.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, Akhmad Berkati, S.HI., M.H., menyampaikan bahwa layanan pengukuran arah kiblat merupakan salah satu bentuk komitmen Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan yang profesional dan memberikan kepastian bagi umat Islam. “Pengukuran arah kiblat bukan hanya persoalan teknis, tetapi juga bagian dari upaya memberikan ketenangan dan keyakinan kepada masyarakat dalam menjalankan ibadah. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat memperoleh kepastian arah kiblat yang akurat sehingga pelaksanaan ibadah dapat berlangsung dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Bimas Islam Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur, H. Sarifudin Nuur, S.Ag., M.H., menjelaskan bahwa pelaksanaan pengukuran secara kolektif di Kecamatan Kaliorang merupakan tindak lanjut atas kebutuhan masyarakat terhadap layanan penentuan arah kiblat dan penerbitan dokumen pendukung rumah ibadah. “Alhamdulillah selama dua hari pelaksanaan, tim dapat menyelesaikan pengukuran di 37 titik yang terdiri dari masjid, langgar, mushala, dan kawasan pemakaman muslim. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kami menghadirkan layanan keagamaan yang dekat, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.
Salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Kaliorang, Abdul Rahman Yusuf, mengapresiasi pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, kehadiran tim pengukuran arah kiblat sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan administrasi rumah ibadah sekaligus memberikan kepastian arah kiblat yang benar. “Kami sangat bersyukur dan bangga atas perhatian serta pelayanan yang diberikan oleh Kementerian Agama. Pendampingan yang dilakukan sejak awal hingga seluruh titik selesai diukur merupakan bentuk pelayanan yang menurut kami sungguh luar biasa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Kutai Timur berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penentuan arah kiblat yang tepat semakin meningkat. Selain itu, sinergi antara Kementerian Agama, pemerintah kecamatan, pengurus rumah ibadah, dan tokoh masyarakat diharapkan terus terjalin dalam mendukung peningkatan kualitas layanan keagamaan bagi masyarakat Kabupaten Kutai Timur. (iqb)