Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutim Kembali Gelar BRUS di Dua Sekolah, Libatkan Hampir 100 Pelajar
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
Kemenag Kutim Kembali Gelar BRUS di Dua Sekolah, Libatkan Hampir 100 Pelajar
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM (HUMAS) - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sangatta Selatan dan KUA Kecamatan Sangatta Utara kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di dua sekolah berbeda pada pekan ini. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemenag dalam memperkuat pembinaan karakter dan ketahanan remaja sejak usia sekolah.
Pelaksanaan pertama digelar oleh KUA Kecamatan Sangatta Selatan di SMAN 1 Sangatta Selatan pada Rabu (06/05/26) dengan melibatkan 40 peserta. Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala KUA Kecamatan Sangatta Selatan, H. Mochamad Yunus, S.Ag., dan mendapat sambutan positif dari Kepala SMAN 1 Sangatta Selatan, Rubito, M.Pd. Materi utama disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam dengan pembahasan seputar mengenal diri dan membangun harapan masa depan remaja.
Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Penyuluh Keluarga Berencana dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kutim, Falia Ali Zaratustra, yang turut memberikan edukasi kepada para siswa terkait kehidupan remaja dan pentingnya membangun pola hidup yang sehat dan positif. Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan dan aktif berdiskusi bersama narasumber.
Sementara itu, kegiatan BRUS berikutnya dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Sangatta Utara di SMAN 1 Sangatta Utara pada Jumat (08/05/26) dan diikuti 53 siswa kelas X dan XI. Kegiatan dihadiri Kepala KUA Kecamatan Sangatta Utara, H. Tahir, S.Ag., beserta jajaran dan Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Kutim, H. Sarifuddin Nuur, S.Ag., M.H., bersama tim monitoring BRUS dari Seksi Bimas Islam Kemenag Kutim.
Kegiatan dibuka langsung oleh Kasi Bimas Islam Kemenag Kutim, H. Sarifuddin Nuur, S.Ag., M.H. Dalam sambutannya, Sarifuddin menegaskan bahwa BRUS merupakan program pembinaan remaja untuk memberikan pembekalan sejak dini agar terhindar dari pernikahan dini, pergaulan bebas, hingga pernikahan tidak tercatat.
“Di Kementerian Agama ada program BRUS untuk anak-anak usia sekolah. Pembekalan sejak dini penting agar remaja terhindar dari pernikahan dini, pergaulan bebas, hingga pernikahan tidak tercatat,” ujarnya.
Kepala SMAN 1 Sangatta Utara, Tatik Widayani, M.Pd., turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, BRUS sangat penting bagi remaja yang sedang berada pada fase pencarian jati diri agar mampu memilih lingkungan pergaulan yang sehat dan positif.
Adapun materi di SMAN 1 Sangatta Utara disampaikan oleh Fasilitator BRUS, Rifansyah Lukman, S.Ag., dengan pembahasan seputar mengenal diri dan membangun jembatan harapan bagi masa depan remaja. Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Penyuluh Keluarga Berencana DPPKB Kutim, Monika Apriyani Simbolon, yang memberikan edukasi terkait kehidupan remaja dan pentingnya menjaga kesehatan serta pergaulan yang positif.
Melalui pelaksanaan BRUS di berbagai sekolah, Kemenag Kutim terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembinaan remaja yang edukatif, preventif, dan relevan dengan tantangan generasi muda saat ini. Program ini diharapkan mampu membentuk remaja yang berkarakter, memiliki kesiapan mental dan sosial, serta mampu merencanakan masa depan secara lebih matang dan bertanggung jawab.(Ra)