Beranda>Berita Terbaru
Empat Kepala KUA Definitif Dilantik, Isi Kekosongan Jabatan di Kutim
[INFORASI PUBLIK]
Beranda>Berita Terbaru
[INFORASI PUBLIK]
KUTIM HUMAS - Empat Kantor Urusan Agama (KUA) di Kabupaten Kutai Timur yang sebelumnya dipimpin oleh Pelaksana Tugas (Plt) kini resmi memiliki kepala definitif. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Kepala KUA tersebut dilaksanakan secara serentak se-Indonesia oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI secara daring, Kamis (4/6/2026).
Pelantikan berlangsung di Aula Kemenag Kutim dan dihadiri jajaran pejabat struktural, pegawai Kemenag Kutim, serta tamu undangan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan layanan keagamaan di daerah, khususnya pada empat KUA yang selama ini belum memiliki kepala definitif.
Keempat KUA tersebut berada di Kecamatan Teluk Pandan, Kaubun, Karangan, dan Busang. Sebelumnya, jabatan kepala KUA di wilayah tersebut dijalankan oleh Pelaksana Tugas (Plt), yakni pejabat yang ditunjuk untuk menjalankan tugas rutin sementara dengan kewenangan yang terbatas dan tidak dapat mengambil keputusan strategis sebagaimana pejabat definitif.
Adapun empat Kepala KUA yang dilantik di Kabupaten Kutai Timur adalah:
H.M. Sulchan Arif, S.Ag. sebagai Penghulu Ahli Madya dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Kaubun.
Rahman Hidayat, S.Ag., M.H. sebagai Penghulu Ahli Muda dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Teluk Pandan.
Eljiyah Ainun Bisari, S.Sos.I. sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Karangan.
Muhlisin, S.Th.I. sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Muda dengan tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Busang.
Pelantikan ini menjadi bagian dari implementasi PMA Nomor 24 Tahun 2024 dan KMA Nomor 1644 Tahun 2025 yang membuka kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam untuk menduduki jabatan Kepala KUA. Regulasi tersebut menjadi langkah penting dalam transformasi kelembagaan KUA sekaligus memperkuat kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat.
Menariknya, dari empat pejabat yang dilantik, terdapat satu perempuan yang dipercaya memimpin KUA, yakni Eljiyah Ainun Bisari. Kehadirannya mencerminkan semakin terbukanya kesempatan bagi Penyuluh Agama Islam, baik laki-laki maupun perempuan, untuk berkontribusi dalam kepemimpinan KUA.
Kepala Kantor Kemenag Kutim, Akhmad Berkati, S.H.I., M.H., menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh integritas, dedikasi, dan semangat pelayanan.
“Selamat kepada para Kepala KUA yang telah dilantik. Jabatan ini adalah amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jadilah pemimpin yang mampu menggerakkan organisasi, membangun kolaborasi, dan menghadirkan layanan keagamaan yang semakin berkualitas serta berdampak,” ujarnya.
Menurutnya, KUA merupakan ujung tombak pelayanan keagamaan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, para Kepala KUA yang baru dilantik diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan, memperkuat koordinasi, dan memberikan manfaat yang nyata bagi umat.
Dengan dilantiknya Kepala KUA definitif tersebut, Kemenag Kutim berharap tata kelola kelembagaan dan kualitas pelayanan publik di KUA semakin optimal. Kehadiran kepala definitif di setiap KUA diharapkan mampu memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan serta memberikan layanan yang profesional, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat. (ra)